SOSIALISASI KPU KOTA BANDUNG KEPADA DPC PARTAI GERINDRA KOTA BANDUNG TERKAIT PERSIAPAN MEMASUKI TAHAPAN PEMILU TAHUN 2029
BANDUNG – Menyongsong siklus demokrasi mendatang, Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung terus melakukan langkah proaktif untuk melakukan sosialisasi persiapan memasuki tahapan pemilu tahun 2029. Dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bandung dan anggota beserta jajaran sekretariatan melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPC Partai Gerindra Kota Bandung pada hari Kamis, (23/4/2026). Kedatangan KPU Kota Bandung disambut hangat oleh ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus perwakilan DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna, dan ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung Tony Wijaya berserta pengurus partai Gerindra Kota Bandung. Dalam sambutannya ketua KPU Kota Bandung Khoirul Anam Gumilar Winata menyampaikan bahwa inisiatif sosialisasi dini ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi partai politik dalam mempersiapkan strategi dalam menghadapi pemilu tahun 2029 mendatang. Berdasarkan UU No. 7 Tahun 2017, tahapan pemilu dimulai maksimal 20 bulan sebelum hari pencoblosan, Jadi kalau diasumsikan berarti di bulan Juni 2027 itu sudah memasuki tahapan. "Ada delapan agenda utama di tahun 2027, mulai dari perencanaan program dan anggaran, penyusunan produk hukum, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu, penetapan peserta pemilu, penetapan jumlah kursi, penetapan daerah pemilihan serta rekrutmen PPK dan PPS" jelas Pak Anam. Dalam paparannya ada beberapa poin krusial yaitu : Pemuktahiran Data Partai Politik , dimana KPU melakukan pemuktahiran data melalui aplikasi SIPOL dilakukan secara berkelanjutan setiap 6 bulan sekali. Data yang dimuktahirkan meliputi : kepengurusan tingkat kota dan kecamatan, keterwakilan perempuan 30%, keanggotaan (KTA) dan domisili kantor partai. Penataan Daerah Pemilihan, KPU dalam melakukan penataan dapil harus didasarkan pada 7 prinsip penataan daerah pemilihan dimana KPU Kota Bandung akan melaksanakan uji publik yang melibatkan berbagai pihak salah satunya partai politik, sehingga memang ingin kita sampaikan dari jauh-jauh hari kepada semua partai politik agar mempersiapkan kajiannya masing-masing. Di Tahun 2027, kami akan melakukan sosialisasi teknis pelaksanaan pendaftaran verifikasi partai politik dan Bimtek terhadap operator SIPOL yang didelegasikan partai politik. KPU Kota Bandung berencana membuka posko layanan untuk menfasilitasi warga yang namanya dicatut sebagai anggota partai politik. KPU Kota Bandung akan melaksanakan sosialisasi rekrutmen badan adhoc Dukungan dari Pemerintah Kota Bandung terkait Gedung Kantor KPU Kota Bandung Dalam sambuatannya ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus perwakilan DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif KPU Kota Bandung yang melakukan sosialisasi lebih awal. Dalam arahannya, Buky menekankan pentingnya tertib administrasi agar partai tidak mengalami kendala di masa pendaftaran peserta pemilu kelak. "Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tertib administrasi sejak dini. Jangan sampai kita hanya sibuk di ujung tahapan. Di bawah kepemimpinan Kang Toni, saya percaya Gerindra Kota Bandung sudah berpengalaman dan mampu terorkestrasi dengan baik untuk mendapatkan suara lebih banyak," ujar Buky. Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung, Toni Wijaya, menegaskan bahwa mesin partai saat ini dalam kondisi siap tempur. Ia mengungkapkan bahwa struktur partai hingga tingkat terbawah sudah mulai dirapikan. "Alhamdulillah, pendataan dari tingkat DPC, PAC (kecamatan), hingga Ranting (kelurahan) sedang kita bereskan. Jadi, tidak perlu menunggu 2027, hari ini pun Gerindra sudah siap secara infrastruktur. Kami menargetkan kemenangan baik di legislatif maupun eksekutif," tegas Toni. Kegiatan kunjungan kerja tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara para Anggota Partai Gerindra Kota Bandung dengan KPU Kota Bandung mengenai berbagai isu strategis kepemiluan guna mempersiapkan tahapan Pemilu Tahun 2029.
Selengkapnya