KPU KOTA BANDUNG LAKUKAN AUDIENSI DENGAN DINAS PENDIDIKAN, PERKUAT PENDIDIKAN PEMILIH PEMULA

BANDUNG – KPU Kota Bandung melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung pada Kamis (20/8/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas rencana kerja sama strategis di bidang sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula di lingkungan sekolah.

Kedatangan rombongan KPU Kota Bandung yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar Winata, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, didampingi Sekretaris Disdik, Edy Suparjoto.

Dalam pertemuan tersebut, KPU Kota Bandung menawarkan sejumlah program edukasi demokrasi di sekolah. Fokus utama program ini meliputi keterlibatan KPU dalam proses Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos), kehadiran anggota KPU Kota Bandung sebagai pembina upacara bendera, serta penyediaan konten edukasi kepemiluan melalui majalah dinding (mading) sekolah.

Ketua KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar Winata, menjelaskan bahwa program ini dirancang melalui interaksi langsung maupun sosialisasi pasif. “Program sosialisasi ini dilakukan secara langsung melalui pemilihan ketua OSIS maupun secara pasif melalui spot mading yang berisi konten edukasi pemilihan,” ujarnya.

Anggota KPU Kota Bandung, Wenti Frihadianti, menambahkan bahwa edukasi ini juga mencakup literasi digital untuk membantu siswa menangkal informasi hoaks dan disinformasi. Menurutnya, pendidikan pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memiliki gambaran teknis mengenai pemilu sebelum mereka terjun langsung sebagai pemilih.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, menyatakan dukungannya secara penuh. Ia menilai pengenalan nilai demokrasi sejak dini sangat krusial agar siswa tidak terjebak dalam sikap apatis atau golput.

“Saya sangat mendukung, apalagi siswa SMP kelas VII dan IX memiliki potensi sebagai pemilih pertama pada Tahun 2029 nanti. Mereka harus diedukasi agar tidak terpengaruh hoaks dan memahami prinsip dasar demokrasi,” tegas Asep.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan meminta KPU Kota Bandung segera mengirimkan surat permohonan resmi yang akan menjadi dasar bagi Disdik untuk mengeluarkan Surat Edaran kepada sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta di Kota Bandung.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan para siswa di Kota Bandung dapat tumbuh menjadi pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di masa depan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 104 Kali.
🔊 Putar Suara