Berita Lengkap

RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DPSHP DAN PENETAPAN DPT PILWALKOT BANDUNG DAN PILGUB JAWA BARAT 2018
oleh aris April 24, 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung telah menyelenggarakan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandung serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 pada hari Kamis (19/04/2019). Selain ketua dan anggota KPU Kota Bandung yang hadir, jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung, jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung, Ketua Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Kepala Rutan Kebon Waru, Kepala Lapas Banceuy, Kepala Lapas Sukamiskin, Panwaslu Kota Bandung, tim pendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung nomor urut 1, 2, dan 3, tim pendukung pasangan calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, serta panitia pemilihan kecamatan (PPK) termasuk operator data pemilih (ODP) se-Kota Bandung juga menghadiri acara ini. Rapat pleno yang dilaksanakan di Hotel Papandayan Jalan Malabar No.81 tersebut dipimpin langsung oleh ketua KPU Bandung, Rifqi Alimubarok. Sebanyak 1.659.017 DPT ditetapkan dalam pleno ini dengan rincian 832.624 pemilih perempuan dan 826.393 pemilih laki-laki se-Kota Bandung. Selain itu, dalam pleno ini juga ditetapkan sebanyak 4.419 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung. Disamping itu, KPU Kota Bandung telah melakukan pembersihan terhadap 6.605 data pemilih ganda antar kecamatan yang terdapat dalam aplikasi Sidalih. Data pemilih ganda di Kota Bandung sebagian besar terjadi karena ada sebagian masyarakat yang pindah tempat tinggal dari satu kecamatan ke kecamatan lain tanpa mengurus administrasi sehingga di kecamatan sebelumnya tercatat sebagai pemilih karena secara administrasi masih ada dan di kecamatan pindahan juga tercatat sebagai pemilih karena ada orangnya dengan menggunakan domisili di kecamatan lama. Disamping itu, Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Ali Mubarok juga menyebutkan telah ditemukan sebanyak 7.378 pemilih di Kota Bandung belum melakukan perekaman KTP elektronik. Terkait hal itu, KPU Kota Bandung akan terus melakukan koordinasi dengan Disdukcapil dan terus mendorong masyarakat Kota Bandung untuk melakukan perekaman KTP elektronik. "Warga yang belum termasuk dalam DPT nanti akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan sehingga tetap bisa menggunakan hak pilihnya", ujarnya. #AtuhEuy #LatePost